Malang, khyisidoarjo.com — Komitmen advokat KRA Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., dalam memperjuangkan akses keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan, kembali mendapatkan pengakuan nasional. Dalam gelaran Anugerah TIMES Indonesia 2025 (ATI 2025) yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Malang Mirama, ia menerima penghargaan pada kategori The People’s Hub Award – Legal Protection Assistance Sector. Kamis (27/11/2025) malam.
Penghargaan tersebut menegaskan konsistensi Dwi Indrotito—yang akrab disapa Sam Tito—dalam memberikan pendampingan hukum, edukasi publik, serta advokasi berkelanjutan bagi kelompok yang sering terkendala akses terhadap kepastian hukum. Selama ini, ia dikenal mengedepankan pendekatan humanis, tidak hanya menyelesaikan perkara, tetapi juga memperkuat literasi dan kesadaran hukum masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sam Tito menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah sekaligus pengingat untuk terus menjaga integritas.
“Penghargaan ini bukan hanya kehormatan pribadi, tetapi milik semua pihak yang ikut berjuang bersama. Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan bantuan hukum yang berkeadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa dukungan publik merupakan energi utama yang mendorong dirinya dan tim untuk menghadirkan layanan hukum yang inklusif, menjunjung nilai kemanusiaan, serta memperluas pemahaman hukum di tengah masyarakat.
Sepanjang kiprahnya, Dwi Indrotito aktif menginisiasi berbagai program sosial hukum, seperti konsultasi hukum gratis, pelatihan advokasi berbasis komunitas, hingga fasilitasi mediasi warga. Berbagai langkah tersebut terbukti memberikan dampak signifikan, baik dalam penyelesaian sengketa individual maupun dalam membangun ekosistem hukum yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemimpin Redaksi TIMES Indonesia, Yatimul Ainun, turut memberikan apresiasi atas dedikasi Sam Tito.
“Beliau adalah teladan advokat dengan integritas tinggi dan keberpihakan yang jelas terhadap masyarakat lemah. Banyak warga akhirnya mendapatkan akses keadilan berkat komitmen yang ia tunjukkan,” ungkapnya.
Yatimul berharap penghargaan ATI 2025 dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergiat dalam memperkuat layanan bantuan hukum sebagai salah satu pilar penting demokrasi.
“Semakin banyak yang mengikuti jejak positif ini, masyarakat akan semakin memahami hak dan kewajibannya. Pada akhirnya akan tercipta kehidupan sosial yang lebih adil dan harmonis,” tambahnya.
Penulis : Dedik






